Network Protocol and Communication (Protokol Jaringan dan Komunikasi)
08.13
Yo waddup waddup!! Ketemu lagi kita :D eh ga ketemu deh kan cuman baca doang ya HAHA #apaansih
Now...let's talk about Network Protocol and Communication , langsung aja deh ya gausah lama lama....
Kita mulai dari komunikasinya dulu ya..
Communication (Komunikasi)
Kalau Proses Komunikasi?
Proses Komunikasi adalah bagaimana cara si pengirim (sender) untuk mengirimkan pesan kepada penerima (receiver) guna menciptakan komunikasi yang efektif (bisa diterima dengan baik/2arah)
Human Communication
Komunikasi yang terjalin antara manusia kurang lebih proses penyampaiannya seperti ini
Transmission Medium : adalah alat sebagai media penyampaiannya
Receiver : Berfungsi sebagai penerima pesan
Message Destination : adalah tujuan pesan yang sebelumnya dikirim
Membangun Aturan Komunikasi
Komunikasi juga memiliki peraturan untuk dapat terjadi , diantaranya...
Format Pesan dan Enkapsulasi
Contohnya adalah pesan pribadi yang memiliki konten seperti :
Layer ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format jaringan.
Protocol yang terdapat pada layer ini :
Layer ini berfungsi memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut (sequence number) ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
Layer ini berfungsi untuk mendefinisikan IP address, membuat header untuk paket-paket data, dan melakukan routing melalui internetworking menggunakan router dan switch layer 3
Now...let's talk about Network Protocol and Communication , langsung aja deh ya gausah lama lama....
Kita mulai dari komunikasinya dulu ya..
Communication (Komunikasi)
Komunikasi itu apa sih?
Komunikasi adalah adanya suatu jalinan yang terhubung yang menyebabkan kita bisa saling berinteraksi dengan seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan juga masyarakat.Kalau Proses Komunikasi?
Proses Komunikasi adalah bagaimana cara si pengirim (sender) untuk mengirimkan pesan kepada penerima (receiver) guna menciptakan komunikasi yang efektif (bisa diterima dengan baik/2arah)
Human Communication
Komunikasi yang terjalin antara manusia kurang lebih proses penyampaiannya seperti ini
Message Resource : adalah sumber pesan yang akan dikirim
Transmitter/signal : sebuah alat yang berungsi sebagai penterjemahTransmission Medium : adalah alat sebagai media penyampaiannya
Receiver : Berfungsi sebagai penerima pesan
Message Destination : adalah tujuan pesan yang sebelumnya dikirim
Membangun Aturan Komunikasi
Komunikasi juga memiliki peraturan untuk dapat terjadi , diantaranya...
- Pengirim dan penerima yang teridentifikasi (dikenal/saling mengenal maksudnya)
- Menyetujui metode saat berkomunikasi (tatap muka langsung , telepon , surat , dll)
- Menggunakan bahasa yang umum dan mudah dipahami
- Kecepatan dan ketepatan pengiriman
- Butuh konfirmasi atau pengakuan
Message Encoding
Adalah proses penyampaian komunikasi yang terjadi pada komputer, kurang lebih prosesnya sama dengan komunikasi manusia pada umumnya
Encoder : suatu perangkat yang berfungsi untuk mengubah (konfersi) bentuk sinyal decimal menjadi biner.
Decoder : alat yang di gunakan untuk dapat mengembalikan proses encodingContohnya adalah pesan pribadi yang memiliki konten seperti :
- Alamat Penerima
- Alamat Pengirim
- Salam Pembuka
- Penerima
- Isi pesan
- Sumber / Pengirim
- Akhir dari pesan
Ukuran Pesan
Gambaran dari proses segmentasi
Segmentasi : memotong motong paket menjadi ukuran kecil (48 byte)
Efek bulk dan segmentasi
Bulk : membutuhkan waktu yang lama untuk pengiriman
Segmentasi : waktu relatif lebih cepat karena data dipotong menjadi beberapa bagian
Gambaran dari proses segmentasi
- Ukuran frame membutuhkan sumber untuk memecahkan surat yang banyak (padat) menjadi potongan potongan (segment) yang dimana harus memenuhi syarat ukuran minimal dan maksimalnya
- Setiap segment di enkapsulasi kedalam frame terpisah dengan alamat informasi dan dikirimkan melalui jaringan
- Pada tempat penerimaan , pesan di dekapsulasi (kebalikan enkapsulasi) dan di kemas kembali menjadi satu agar bisa di proses
Segmentasi : memotong motong paket menjadi ukuran kecil (48 byte)
Efek bulk dan segmentasi
Bulk : membutuhkan waktu yang lama untuk pengiriman
Segmentasi : waktu relatif lebih cepat karena data dipotong menjadi beberapa bagian
Waktu Penyuratan
Waktu ini dibagi menjadi 3 yaitu :
Waktu ini dibagi menjadi 3 yaitu :
- Metode Akses (Access Method)
- Flow Control
- Response Timeout
Pilihan Pengiriman Pesan
- Unicast : menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
- Anycast : menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group.
- Broadcast ; proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya.
- Multicast : menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many
================================================================================
Network Protocol
Apasih network protocol itu? Gunanya?
Network Protocol / Protokol Jaringan adalah perangkat aturan yang digunakan dalam jaringan, Protokol adalah aturan yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan sehingga komputer-komputer berbeda platform dan jaringan dapat saling berkomunikasi.
Contoh beberapa protokol interaksi
- HTTP
- IP
- TCP
- Network Access Protocol
Nah , protokol protokol tersebut bekerja pada lapisan yang disebut 7 OSI Layer.
Berikut penjelasannya..
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain.Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data
Layer 7 : Application Layer
Layer ini berfungsi dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer.Memiliki fungsi juga sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
Network Protocol
Apasih network protocol itu? Gunanya?
Network Protocol / Protokol Jaringan adalah perangkat aturan yang digunakan dalam jaringan, Protokol adalah aturan yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan sehingga komputer-komputer berbeda platform dan jaringan dapat saling berkomunikasi.
Contoh beberapa protokol interaksi
- HTTP
- IP
- TCP
- Network Access Protocol
Nah , protokol protokol tersebut bekerja pada lapisan yang disebut 7 OSI Layer.
Berikut penjelasannya..
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain.Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data
Layer 7 : Application Layer
Layer ini berfungsi dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer.Memiliki fungsi juga sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- FTP (File Transfer Protocol)
- HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
- NFS (Network File System)
- DNS (Domain Name System)
- DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
- POP3 (Post Office Protocol ver.3)
Layer 6 : Presentation Layer
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- Telnet
- SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
- SNMP (Simple Network Management Protocol)
Layer 5 : Session Layer
Layer ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- NETBIOS
- NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
- PAP (Printer Access Protocol)
- SPDU (Session Protocol Data Unit)
Layer 4 : Transport Layer
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- TCP (Transmission Control Protocol)
- UDP (User Datagram Protocol)
Layer 3 : Network Layer
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- IP (Internet Protocol)
- ARP (Address Resolution Protocol)
- RARP (Reverse Address Reolution Protocol)
- ICMP (Internet Control Message Protocol)
- IGMP (Internet Group Message Protocol)
Layer 2 : Data Link Layer
Layer ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Layer ini dibagi menjadi 2 level yaitu Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
Protocol yang terdapat pada layer ini :
- PPP (Point to Point Protocol)
- SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Layer 1 : Physical Layer
Layer ini adalah layer fisik , dimana layer ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode signaling, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan.
Protocol yang terdapat pada layer ini :
Tidak ada protocol yang spesifik pada layer ini.
Berbeda dengan OSI Layer , TCP/IP Layer hanya memiliki 4 Layer yaitu :
Layer 4 : Application
Berfungsi menyediakan service terhadap software yang berjalan pada komputer.
Protocol yang terdapat pada layer ini :
Tidak ada protocol yang spesifik pada layer ini.
Berbeda dengan OSI Layer , TCP/IP Layer hanya memiliki 4 Layer yaitu :
Layer 4 : Application
Berfungsi menyediakan service terhadap software yang berjalan pada komputer.
Protokolnya : HTTP, FTP, POP3, SMTP.
Layer 3 : Transport
Transport Layer berfungsi menyediakan service yang akan digunakan oleh Application Layer.
Layer 3 : Transport
Transport Layer berfungsi menyediakan service yang akan digunakan oleh Application Layer.
2 protokol utamanya : TCP dan UDP.
Layer 2 : Internet
Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik.
Layer 2 : Internet
Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik.
Protokolnya : TCP/IP.
Layer 1 : Network Access
Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.
Layer 1 : Network Access
Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.
Segitu dulu pembahasan kali ini...semoga bisa bermanfaat ya!!
See you !
See you !
